Paling Update di Bulan Oktober 2017

Selasa, 24 Oktober 2017

Bingung mau makan apa selama melakukan Diet Keto? Cek rekomendasi menu untuk seminggu ini!

Lifestyle

Ketika kamu memutuskan untuk melakukan diet, yang akan kamu cari tahu selanjutnya pasti menu makanan untuk diet tertentu. Jika kamu memutuskan untuk melakukan diet ketogenik, kamu pasti bingung tentang apa yang harus kamu makan karena jenis dietnya sangat berbeda dengan jenis diet yang biasa kamu jumpai. Nah, agar kamu tidak salah, berikut telah dirinci contoh menu makanan dalam seminggu untuk kamu yang sedang menjalani diet ketogenik, dilansir dari sehatly.com.

taste.com.au

Senin

– Sarapan: bacon, telur dan tomat.
– Makan siang : salad ayam dengan minyak zaitun dan keju feta.
– Makan malam : salmon dengan asparagus yang dimasak dengan mentega.

Selasa

– Sarapan : telur, tomat, kemangi dan telur dadar keju kambing.
– Makan siang : susu almond, selai kacang, coklat bubuk dan milkshake stevia.
– Makan malam : bakso, keju cheddar dan sayuran.

Rabu

– Sarapan : milkshake ketogenik (silahkan cari resepnya).
– Makan siang : salad udang dengan minyak zaitun dan avokad.
– Makan malam : potongan pork(daging babi) dengan keju parmesan, brokoli dan salad.

Kamis

– Sarapan : telur dadar dengan avokad, salsa, paprika, bawang dan rempah-rempah.
– Makan siang : segenggam kacang dan sebatang seledri dengan guacamole dan salsa.
– Makan malam : ayam yang diisi dengan pesto dan krim keju, bersama dengan sayur-sayuran.

Jumat

– Sarapan : yogurt bebas gula dengan selai kacang, bubuk coklat dan stevia.
– Makan siang : tumis daging yang dimasak dengan minyak kelapa dan sayuran.
– Makan malam : burger tanpa roti manis dengan bacon, telur dan keju.

Sabtu

– Sarapan : ham dan telur dadar keju dengan sayuran.
– Makan siang : ham dan irisan keju dengan kacang.
– Makan malam : ikan putih, telur dan bayam yang dimasak dengan minyak kelapa.

Minggu

– Sarapan : telur goreng dengan bacon dan jamur.
– Makan siang : burger dengan salsa, keju dan guacamole.
– Makan malam : steak dan telur dengan sedikit salad.

Lihat, jenis makanan untuk diet ketogenik sangat lezat dan menggiurkan, bukan? Jika kamu ingin melakukan diet ketogenik lebih dari satu minggu, cobalah mengganti-ganti jenis sayuran dan daging, karena setiap jenis mengandung nutrisi yang berbeda dan manfaat kesehatan yang berbeda.

Cemilan atau makanan ringan

Jika kamu sering merasa lapar di antara waktu makan, kamu perlu memakan beberapa makanan ringan yang sesuai dengan diet keto ini, yaitu:

  1. Daging berlemak atau ikan.
  2. Keju.
  3. Segenggam kacang-kacangan atau biji-bijian.
  4. Keju dengan zaitun.
  5. 1-2 telur rebus matang.
  6. 90% dark coklat.
  7. Milkshake rendah karbohidrat dengan susu almond, coklat bubuk dan mentega kacang.
  8. Yogurt kaya lemak dicampur dengan mentega kacang dan coklat bubuk.
  9. Stroberi dan krim.
  10. Seledri dengan salsa dan guacamole.
  11. Sedikit makanan sisa makanan utama.
  12. Kesimpulan: makanan ringan yang baik untuk diet keto mengandung potongan daging, keju, zaitun, telur rebus, kacang-kacangan dan dark coklat.

Tips makan di luar saat menjalani diet keto

Nah, jika biasanya saat menjalani diet kamu sulit mencari makan di luar, tidak dengan diet keto. Karena diet ini adalah diet tinggi lemak, kamu bisa dengan mudah menemukan makanan berlemak tinggi tersebut di luar. Jika sebagian besar menu yang ditawarkan adalah beberapa jenis daging atau hidangan yang berbahan dasar ikan, pesanlah menu itu dan ganti semua makanan berkarbohidrat tinggi dengan sayuran. Makanan berbahan dasar telur juga pilihan yang bagus, seperti telur dadar atau telur dan bacon.

Jika kamu ingin memakan sesuatu yang tidak terlihat seperti tidak sedang melakukan diet, cobalah memakan burger tanpa roti yang manis. Kamu juga bisa mengganti roti dan kentangnya dengan sayuran. Tambahkan ekstra avokad, keju, bacon atau telur. Di restoran Meksiko, kamu dapat menikmati semua jenis daging dengan keju, guacamole, salsa dan krim asam. Untuk hidangan penutup, mintalah campuran keju atau krim dobel dengan beri.

Demikianlah beberapa makanan yang bisa kamu makan dalam diet ketogenik. Menyenangkan bukan?

, , , , , , , , , , ,

Bagaimana cara melakukan diet ketogenik yang baik?

Lifestyle

Setelah mengerti apa itu diet ketogenik, pasti banyak dari kalian yang ingin mencobanya karena berbeda dengan diet lainnya, diet ini membuat kita untuk selalu memakan makanan yang lezat-lezat. Akan tetapi, kadang banyak yang kebingungan tentang langkah-langkah melakukan diet tersebut yang tepat. Apalagi, ada varian diet keto lainnya, yaitu diet ketofastosis. Agar kalian tidak salah, yuk kita bahas bersama langkah-langkah yang tepat untuk melakukan diet ketogenik.

lifestyle.kompas.com

1. Perhatikan kesehatan

Dilansir dari dietsehat.co.id, karena diet ini berbeda dengan diet lainnya, kamu diwajibkan untuk memperhatikan kesehatanmu terlebih dahulu. Inilah pentingnya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu untuk mengetahui bagaimana kondisi tubuhmu saat ingin menjalani diet yang satu ini. Pada dasarnya, diet ketofastosis lebih cocok untuk dijalani oleh orang yang memiliki kesehatan yang normal dan belum pernah mengalami penyakit kronis apapun. Kemudian, kamu juga harus mencari banyak informasi penting serta cara- cara yang tepat dan cari tahu bagaimana diet ini akan mengubah tubuhmu. Dengan begitu kamu bisa mempersiapkan diri menghadapi hasil dari diet ketogenik, lalu apakah tubuhmu benar- benar berubah secara drastis atau tidak pun tergantung dari informasi yang kamu dapatkan sebelumnya. Jika kamu ragu, tanyakanlah kepada dokter dan lakukan diet ini dibawah pengawasan dokter.

2. Hitung Jumlah Lemak

Dalam diet ketogenik, memang kamu tidak akan terlalu memikirkan jumlah kalori yang masuk. Bagi kebanyakan orang normal termasuk kamu, Jumlah lemak dan protein akan cukup untuk membuatmu kenyang dan secara alami akan membuat tubuhmu mengalami defisit kalori. Karena ini adalah diet tinggi lemak, maka masalah hormon, endokrin dan kekurangan yang dipengaruhi oleh jumlah lemak tubuh bisa menjadi salah satu penyakit yang akan muncul saat melakukan diet ini. Karena itu, kemungkinan ini harus kita perhitungkan dan disinilah gunanya berkonsultasi kepada dokter terlebih dahulu.

Nah, karena prinsip diet adalah “kalori yang masuk tidak boleh lebih besar dari kalori yang keluar”, maka kamu harus memperhitungkan jumlah lemak yang kamu konsumsi. Dengan begini, kamu harus memperhitungkan jumlah lemak yang kamu konsumsi yang haruslah sebesar dan sebanding dengan proses pembakaran yang ada pada tubuhmu, untuk mengetahuinya kamu dapat mengunduh beberapa aplikasi penghitung lemak atau pun dengan mengunjungi berbagai situs penghitung lemak tubuh.

3. Perhatikan komposisi Makan

Dikutip dari dietsehat.co.id, ketika menjalani diet ini kamu harus selalu ingat dan berpatokan pada jumlah lemak, protein serta karbohidrat yang harus kamu konsumsi karena diet ketogenik merupakan jenis diet yang mengkonsumsi makanan berlemak tinggi, protein sedang dan sangat rendah karbohidrat. Kamu bisa berpatokan pada prosentase nutrisi diet ketogenik yaitu: sekitar 70% lemak, 25% protein dan 5% karbohidrat.

Untuk diet ini, semakin rendah asupan karbohidrat dan glukosa yang kamu konsumsi, semakin baik pula hasil dietmu. Jika kamu melakukan diet ketogenik untuk menurunkan berat badan, sebaiknya kamu melacak total karbohidrat keseluruhan dan karbohidarat bersihmu, serta ingat pula bahwa protein harus selalu dikonsumsi sesuai kebutuhan dengan mengisi lemak dalam sisa kalorimu.

4. Konsumsi Sayuran Hijau

Memakan sayuran yang memiliki warna hijau atau pun hijau tua serta berdaun merupakan pilihan terbaik sebagai menu makanan penunjang hampir semua diet, terutama diet ketogenik yang akan kamu jalani. Sayuran hijau adalah makanan yang memiliki kadar air rendah tetapi serat yang tinggi dan mudah sekali untuk di cerna tubuh sehingga sangatlah baik untuk kesehatan.

Pada diet ini, kamu harus paham bahwa makanan yang kamu konsumsi harus menjadi protein tubuh dengan sayuran dan lemak yang berkadar tinggi. Kreatiflah dalam memasak, karena hal ini akan lebih membuatmu berselera makan dalam menjalani diet ketogenikmu.

5. Mulai Dengan Cara Ringan

Jika kamu mau memasuki pola makan yang berbeda, sebaiknya kamu memulainya dengan yang ringan-ringan terlebih dahulu, karena jika langsung menerapkan pola diet yang berubah drastis dari yang biasa kamu lakukan, perutmu akan kaget dan kamu malah akan jadi sakit nantinya. Sebenarnya hal mendasar sebelum menjalankan diet apapun termasuk diet ketogenik adalah dengan mengenali tujuan dari diet yang akan kamu lakukan. Pilihlah diet mana yang cocok untuk tubuh serta kesehatanmu. Jika kamu merasa tidak nyaman dengan diet yang kamu jalani, kemungkinan akan terjadi diet yoyo. Yaitu kondisi dimana berat badanmu mengalami naik turun secara labil, atau kamu bisa mulai dulu dari langkah yang paling ringan seperti mengurangi makan nasi, mie, ataupun roti dan menambah porsi lemak pada makananmu.

6. Batasi Makanan

Kita harus membatasi makanan yang memiliki kadar karbohidrat tinggi pada diet ketogenik. Untuk itu, pada laman ini dijabarkan beberapa makanan dan minuman yang harus dimakan dan yang tidak boleh dimakan pada diet ini. Makanan-makanan yang dilarang untuk dikonsumsi diantaranya makanan yang banyak mengandung gula, buah- buahan, Kacang- kacangan, sayuran, lemak tidak sehat, serta alkohol.

7. Minum Banyak Air Putih

Tanpa diet pun, kamu memang harus banyak minum air putih, apalagi saat melakukan diet ketogenik ini. Air putih sangat berguna untuk mempercepat proses pembakaran lemak serta menghindari proses pengikatan lemak pada darahmu. Dalam satu hari, minimal kamu minum sebanyak 2 hingga 3 liter air putih. Selain itu, banyak mengkonsumsi air sangat disarankan untuk membantu meningkatkan ph darah dan juga menekan inflamasi yang mungkin terjadi pada tubuh.

8. Hindari Makanan Berkadar Garam Tinggi

Tahukah kamu kalau kandungan lemak dapat mengikat lemak di tubuh sehingga akan memperlambat proses pembakaran lemak yang ada di dalam tubuhmu? Ya, karena itu,
bagi kamu yang sedang menjalankan diet ketogenik, cermatlah dalam memilih makananmu. Kamu harus sadar bahwa semakin tinggi kadar garam yang ada dalam makananmu, semakin cepat kamu menjadi gemuk, karena itu sebaiknya kamu menghindarinya karena jika diteruskan maka diet ketogenikmu akan gagal.

9. Olahraga Secara Rutin

Jika kamu ingin menjalani diet ketogenik, olahraga secara rutin harus menjadi teman baikmu. Olahraga yang dimaksud disini bukan olahraga berat seperti lari keliling lapangan 10 kali atau angkat beban. Minimal kamu melakukan gerakan-gerakan ringan yang sederhana yang mudah untuk dilakukan kapanpun dan dimanapun. Hal ini akan menunjang proses diet ketogenik yang kamu jalani. Dengan melakukan olah raga ringan secara teratur, maka proses pembakaran lemak pada tubuhmu akan terbantu.

10. Mengkonsumsi Daging Berlemak Tinggi

Tips ini adalah tips yang paling menyenangkan dalam diet ketogenik. Ya, mengonsumsi daging berlemak tinggi! Siapa sih yang tidak suka makan daging? Apalagi yang ada lemaknya. Uh, membayangkannya saja sudah membuat air liur menari-nari. Perlu kamu ingat, diet ketogenik ini merupakan diet yang berbeda dari diet lainnya dimana kamu diharuskan untuk memakan daging. Karena diet ini adalah diet tinggi lemak, maka kamu harus memakan daging yang tinggi lemak, dan menariknya, kamu tidak perlu khawatir mencarinya karena daging jenis ini bisa ditemukan dimana-mana lho. Hal ini pun tidak akan membuat perutmu buncit karena lemak yang masuk akan diubah menjadi energi.

11. Hindari Mengkonsumsi Buah Berlebih

Diet ketogenik ini memang berbeda dari yang lainnya dan kamu bisa menemukan peraturan-peraturan diet yang tak lazim disini. Salah satunya mengonsumsi daging secara berlebih dan menghindari memakan buah-buahan. Mengapa? karena buah mengandung banyak sekali gula alami. Adanya sumber karbohidrat lain selain nasi akan membuat tubuh menolak membakar lemak untuk dijadikan energi. Akibatnya, dietmu bisa gagal dan kamu bisa menjadi gemuk kembali. Sama saja bohong, kan?

12. Konsumsi Yoghurt

Yoghurt merupakan bahan olahan susu sapi yang difermentasikan sehingga mengandung lemak yang baik untuk tubuh. Oleh karena itu orang yang sedang menjalani diet ketogenik sangat disarankan untuk meminum yoghurt.

Nah, itulah cara-cara melakukan diet ketogenik yang baik. Jangan lupa selalu kontrol kesehatan tubuhmu ke dokter ya. Lakukan juga semua arahan yang disarankan oleh doktermu. Yang paling penting, kamu harus disiplin dan mengikuti jadwal diet yang sudah direncanakan agar diet kamu sempurna. Selamat mencoba, ya.

, , , , , , ,

Yang Baru

Galeri Foto Terbaru

Video Terbaru

Lirik Terbaru

Paling Dicari

Follow Kami di Facebook